Hadirkan Tokoh Inspiratif, SMP Negeri 7 Malang Gelar Edukasi Anti-Bullying dan Sesi Curhat Siswa

MALANG – Suasana penuh semangat dan antusiasme menyelimuti SMP Negeri 7 Malang saat digelarnya kegiatan Roadshow Rendezvous. Mengusung tema besar “Stop Bullying, Start Caring”, acara ini bertujuan untuk memutus mata rantai perundungan di lingkungan sekolah serta menanamkan rasa peduli antar sesama siswa.

Kegiatan yang berlangsung hari Selasa, 27 Januari 2026 ini menghadirkan kolaborasi narasumber lintas sektor yang kompeten, mulai dari aparat penegak hukum, tokoh pers, hingga aktivis kepemudaan nasional.

Para narasumber yang hadir memberikan materi antara lain Ipda Agus Widodo dari Polsek Kedungkandang yang membahas aspek hukum kenakalan remaja, serta Rudi Harianto, C.ST MI, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Jawa Timur yang menyoroti dampak jejak digital dan etika bermedia sosial.

Selain itu, hadir pula sosok inspiratif dari kalangan mahasiswa, Maulayya Shalwaa (Duta Maritim & Mahasiswa Universitas Islam Malang), serta Dyah Arum Sari, S.H., S.S., M.Pd., C.ST MI selaku Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI yang memberikan motivasi tentang kepemimpinan dan pembentukan karakter positif.

Sesi Curhat dan Banjir Hadiah

Acara berlangsung sangat meriah dan jauh dari kesan kaku. Panitia mengemas kegiatan edukasi ini dengan cara yang interaktif. Salah satu segmen yang paling menarik perhatian adalah “Sesi Curhat”.

Dalam sesi ini, para murid SMP Negeri 7 Malang diberikan ruang aman untuk mencurahkan isi hati, pengalaman, maupun kekhawatiran mereka terkait dinamika pergaulan di sekolah. Para narasumber menanggapi curhatan siswa dengan pendekatan yang hangat, solutif, dan merangkul, menjadikan suasana terasa lebih akrab dan emosional.

“Penting bagi kita untuk tidak hanya melarang bullying, tetapi juga mulai peduli (start caring) terhadap teman di sekitar kita. Dengarkan mereka dan jangan biarkan teman kita merasa sendiri,” pesan Dyah Arum Sari dalam salah satu sesi motivasinya.

Kemeriahan acara semakin pecah dengan adanya sesi pembagian hadiah (doorprize) bagi siswa yang aktif bertanya dan berani maju ke depan. Gelak tawa dan tepuk tangan riuh terdengar sepanjang acara, menandakan pesan-pesan anti-perundungan dapat diterima dengan baik oleh para siswa melalui pendekatan yang menyenangkan.

Ipda Agus Widodo dari Polsek Kedungkandang juga menekankan pentingnya kesadaran hukum sejak dini. Ia berharap dengan adanya sosialisasi humanis seperti ini, angka kenakalan remaja dan kasus perundungan di wilayah Malang, khususnya di lingkungan sekolah, dapat ditekan seminimal mungkin.

Roadshow Rendezvous di SMP Negeri 7 Malang ini diharapkan bukan hanya menjadi acara seremonial semata, melainkan menjadi titik balik bagi para siswa untuk menjadi agen perubahan yang menyebarkan virus kebaikan dan kepedulian di lingkungan sekolah.