Kreatif! Ujian Praktik Matematika SMPN 7 Malang Dengan Pop Up 3D

Malang, 29 April 2024

Menggambarkan sebuah inovasi dalam pendekatan pembelajaran dan penilaian di bidang matematika yang diterapkan oleh SMP Negeri 7 Malang. Dalam ujian praktik matematika ini, anak-anak tidak hanya belajar berbasis materi matematika yang harus dijawab secara tertulis, tetapi mereka juga belajar untuk membuat representasi tiga dimensi (3D) dari konsep bangun ruang baik sisi datar dan bangun ruang sisi lengkung.

Pop up 3D yang dimaksud adalah model fisik yang dapat dibentuk dan ditampilkan untuk memvisualisasikan berbagai konsep seperti kubus, bola, kerucut, dan lainnya, yang membantu anak-anak memahami materi secara lebih mendalam dan interaktif. Kreativitas anak-anak diuji melalui kemampuan mereka dalam menginterpretasikan konsep yang diberikan ke dalam bentuk nyata tiga dimensi, yang juga mengasah keterampilan berpikir kritis dan kreatif mereka.

Tujuan yang diharapkan oleh kami pengampu matematika kepada anak-anak kami. Harapannya anak-anak itu dapat mengongkritkan pemahaman mereka terhadap konsep bangun ruang kemudian mereka mengkreasikan keterampilan mereka dari aspek keterampilan berkreasi untuk membuat pop up ini sesuai dengan implementasi di dunia nyata itu harapan kami seperti itu” Ujar Lely Setyaningsih, M.Pd. selaku guru pengampu matematika.

Selain itu, penerapan teknologi dengan media canva dalam proses pembuatan pop up ini juga diperhatikan. Ujian praktik ini juga berkolaborasi dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia sehingga pelaksanaanya lebih efisien dari segi waktu dan biaya.

Teknik pelaksanaannya yang pertama kita membagi satu kelas itu dalam 8 kelompok dan masing-masing kelompok itu ada 4 anak. Ada 2 bangun ruang bagi setiap kelompok yaitu satu jenis bangun ruang sisi lengkung dan satu jenis bangun ruang sisi datar. Jadi setiap kelompok nanti akan mendapatkan masing-masing satu bangun ruang sisi lengkung dan satu bangun ruang sisi datar sesuai dengan undian yang kita buatkan.” Kata Yuyun Yuanitas, S.Pd. selaku guru pengampu matematika.

Terkait kendala dalam proses ujian praktik ini jika dipresentasi hanya sekitar 5% dari jumlah siswa kelas 9, Hampir secara keseluruhan anak sudah memahami akan tugas, bahan, dan durasi waktu yang diperlukan.

Kelompok yang diberikan tugas membuat bola ternyata berhubungan dengan backgroundnya yang diberikan. Backgroundnya adalah tata surya karena tata surya benda-bendanya menyerupai bola. Kemudian ada kelompok yang membuat kubus. Bentuknya menyerupai dadu arisan. Kemudian backgroundnya adalah permainan ular tangga. Kemudian juga ada yang mendapatkan bangun ruang sisi datar prisma segitiga dengan danau sebagai backgroundya dengan tenda kemah sebagai prisma segitiganya, dan prisma segi enam dengan background sarang lebah dan paving ubin.

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat Itu”. ― Ki Hajar Dewantara

berikut beberapa dokumentasi hasil Ujian Praktik Matematika

April 2024
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930